Al-Qur'an Dalam Perspektif Sains Modern - Part 2



Assalamualaikum.. 

Setelah sebelumnya kita membahas tentang Dunia medis dan Kelautan (silahkan lihat : http://www.mzbach.com/2015/12/al-quran-dalam-perspektif-sains-modern.html ) yang berkaitan dengan Al-qur’an. Dalam artikel ini saya akan memaparkan tentang bidang astronomi dan kelautan yang sudah termaktub dalam kitab yang agung sejak 1400 tahun yang lalu.

Dalam bidang astronomi,
para ilmuwan dan ahli astronomi pada awal awal perkembangan sains,mereka menjelaskan bagaimana alam semesta terbentuk, mereka sebut dengan big bang atau ledakan besar, awalnya ada satu nebula utamayang kemudian terpisah karena adanya ledakan besar, yang menyebabkan terbentuknya bintang, galaxy matahari dan bumi yang kita pijak.
Jauh sebelum para ilmuwan meneliti, Informasi ini sudah termaktub dalam al-qur’an yang mulia sejak 1400 tahun yang lalu.


 BIG BANG
Surat Al-anbiya ayat 30
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?
Matahari mengelilingi bumi,matahari tidak bergerak, bumi dan bulan berputar pada sumbunya. “al-anbiya ayat 33
 وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ
Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.
”kata dalam al-qur’an yang di gunakan adalah yasbakhu,yang menggambarkan pergerakan dari tubuh yang bergerak, karena yang mengacu pada sebuah benda di angkasa itu berarti bergerak dan mengelilingi sumbu rotasinya, jadi al-qur’an mengatakan matahari dan bulan mengelilingi sumbu rotasinya.

Alam semesta itu berkembang.
“ adz-dzariyat ayat 47””
 وَالسَّمَاءَ بَنَيْنَاهَا بِأَيْدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ
Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa
 Kata مُوسِعُونَ mengacu pada keluasan,





Bidang Kelautan


“al-furqon v 53. ۞ وَهُوَ الَّذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَٰذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَٰذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَحِجْرًا مَحْجُورًا
Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.
Ar-rahman v 19-20.” 

مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ

Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, 

بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَا يَبْغِيَانِ

antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing

Siklus Air

“at-tariq ayat 11”

 وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الرَّجْعِ

Demi langit yang mengandung hujan


Siklus air di jelaskan oleh ilmuwan pada ahir abad ke 20 : Bagaimana air naik menguap,jadi awan,lalu awan bergabung,bergerak keatas, terjadi Guntur dan kilat, air turun dan awan bergerak kedalam, lalu jatuhlah hujan, ini yang dinamakan penguapan, di jelaskan dengan detail oleh al-qur’an 1400 tahun yang lalu. Termaktub dalam Al Qur’an
“ an-nur ayat 43”

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُزْجِي سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُ ثُمَّ يَجْعَلُهُ رُكَامًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَالِهِ وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ جِبَالٍ فِيهَا مِنْ بَرَدٍ

 فَيُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَصْرِفُهُ عَنْ مَنْ يَشَاءُ ۖ يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِ يَذْهَبُ بِالْأَبْصَارِ

Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.

 “ar-rum ayat 48” 

اللَّهُ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَيَبْسُطُهُ فِي السَّمَاءِ كَيْفَ يَشَاءُ وَيَجْعَلُهُ كِسَفًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَالِهِ ۖ فَإِذَا أَصَابَ بِهِ مَنْ يَشَاءُ

 مِنْ عِبَادِهِ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ

Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira.
az-zumar ayat 21”
Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.
 “al-mu’minun ayat 18”

(18) وَ أَنْزَلْنا مِنَ السَّماءِ ماءً بِقَدَرٍ فَأَسْكَنَّاهُ فِي الْأَرْضِ وَ إِنَّا عَلى‏ ذَهابٍ بِهِ لَقادِرُونَ َ

Dan Kami turunkan air dari langit dengan jangka tertentu; maka Kami endapkan dia dalam bumi. Dan Kami pun berkuasa meng­habiskannya.

ar-rum ayat 24” 24. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia memperlihatkan kepadamu kilat untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya.
“yasin v 34”
 وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ الْعُيُونِ
Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air
“al-hijr ayat 22”  “al-a’raf ayat 57”  “al-rad ayat 17”“al-furqan ayat 48-49”  “al-fatir ayat 9”  “qaf v 9”  “al-waqi’ah v 68-70” “al-mulk ayat 30”
Semuanya di terangkan detail dalam Al Qur’an dengan detail. Jauh sebelum ilmuwan menemukannya… maha suci allah yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya..
Dan insya Allah dalam artikel yang selanjutnya saya akan memuat juga artikel yang berkaitan dengan ini.

Jika sobat ingin copy paste artikel ini secara keseluruhan, di mohon untuk mencantumkan link kami.

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Al-Qur'an Dalam Perspektif Sains Modern - Part 2"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel