Menggapai kemulyaan dengan ILMU

Home » , » Al-Qur'an Dalam Perspektif Sains Modern - Part 1

Al-Qur'an Dalam Perspektif Sains Modern - Part 1

Posted by Jendela Dunia on Sunday, 6 December 2015


Assalamualaikum

Maha suci Allah yang telah menurunkan Al-qur’an kepada rosulullah saw sebagai kitab sastra yang mempesona, selain sebagai kitab sastra Al Qur’an juga sebagai petunjuk atau tanda bagi peradaban sains modern, jika sebuah kitab mengklaim sebagai firman allah, maka kitab tersebut harus teruji kebenarannya untuk selamanya, tidak ada batas waktu. Dan Alhamdulillah, Al-qur’an adalah
satu
Satu-satunya kitab yang memberikan tanda bagi peradaban sains modern,

Dan hal ini sudah di akui oleh ilmuwan ilmuwan terkenal seperti Profesor Keith L.Moore ahli embriologi.  “for this reason the descriptions of the human embyo in the qur’an, can’t be based on scientific knowledge in the 7’s century. The ONLY reasonbie conclusion is that these descriptions where reviled to Muhammad from GOD” Padahal dia bukanlah seorang muslim,,  Subhanallah…
Al-qur’an di peruntukan bukan hanya untuk zaman rosulullah saja, atau zaman sekarang, tapi Al-Qur’an di peruntukan untuk selamanya, Al-qur’an juga tidak di peruntukan hanya untuk orang arab saja,bukan hanya untuk orang islam saja, tapi di peruntukan untuk seluruh alam semesta.
termaktub dalam surat al-anbiya ayat 107 : Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”

Dalam Ilmu kedokteran kita mengenal dengan kajian embriologi. Teori embriologi sendiri baru di temukan oleh Caspar Friedrich Wolff (1733 – 1794). Itu juga hanya sebatas teori saja, belum ada alat secannggih sekarang. Dan yang di kaji matang pada era abad 20 yaitu oleh professor Dr. Keith L. Moore.
                embrio merupakan eukariot diploid multisel dalam tahap pertama dalam perkembangan, dari waktu pembelahan sel pertama sampai kelahiran , penetasan, atau Perkecambahan. Bagi manusia, disebut embrio sehingga sekitar delapan minggu setelah pembuahan, dan mulai saat itu disebut janin

mari kita kaji dalam al-qur’an

surat al-alaq ayat 1-2 :
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Surat al-mu’minun ayat 13-14
ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ
 Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ ۚ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik

surat al hajj ayat 5 :
Hai manusia, …..maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, ………menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.
umat manusia di ciptakan  dari nutfah, dalam bahasa arab artinya suatu kuantitas yang sangat kecil..
as sajdah v 8
 ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ
Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina. 

dari sulalah. Yaitu hanya satu sperma yang hanya dapat membuahi sperma lain dari sel telur. Qur’an merujuk pada sulalah.
Al-insan ayat 2 : Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
Al-mu’minun ayat 12-14
kami telah menciptakan manusia dari nutfah (satu menit kuantitas cairan) dan meletakannya dalam karantimakin (sebuah tempat yang aman) lalu kami mengubahnya menjadi alaqah (lintah,sesuatu yang lengket,gumpalan darah beku) lalu mengubah alaqah itu menjadi mutgah (kunyahan seperti gumpalan) kemudian kami mengubah mutgah menjadi enzama (tulang) lalu menyelimuti tulang itu dengan daging, maha besar allah yang merupakan sebaik baiknya pencipta

ayat qur’an di atas menjelaskan tahapan embriologi dengan sangat detail !!!!

nutfah di tempatkan di dalam tempat yang aman, dan di ubah menjadi alaqah, alaqah mempunyai tiga arti (1. sesuatu yang lengket.pada tahap awal, embrio menempel pada dinding uterus dan akan terus lengket sampai akhir.2.  yaitu lintah,embrio mulanya memang mirip lintah,selain mirip embrio juga berprilaku seperti lintah, dia mendapat suplai darahnya dari ibunya, sperti lintah sang makhluk penghisap darah. 3. gumpalan darah beku) semuanya sudah di jelaskan dalam al-qur’an 1400 tahun yang lalu dan ilmuwan baru menemukan pada akhir abad ke 20.. laa khaula wa laa quwwata illa billah..

Di akhir minggu ke tujuh, embrio terlihat seperti manusia, lalu tulang tulangnya pun terbentuk, menurut embriologi modern, tulang terbentuk setelah hari ke 42. Dan memberi bentuk pada kerangka,setelah minggu ke tujuh dan awal minggu kedelapan otot baru terbentuk. Jadi qur’an sangat sempurna menggambarkan, pertama alaqah kemudia mutgah kemudian inzama, setelah itu di selimuti daging. penggambarannya sempurna

Sakit di kulit
 
Disebutkan dalam surat an-nisa v 56

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. 

yang menyampaikan tentang rasa sakit, selain otak,ada reseptor di kulit yang juga merasakan sakit.yang biasa dinamakan dengan perasa sakit.  Ini menunjukan pertanda bahwa ada sesuatu di kulit yang bertanggung jawab atas rasa sakit. Professor takada sahu, ketua jurusan anatomi universitas ciamai di Thailand, hanya karena satu ayat ini, dia mengucapkan syahadat. Subhanallah..

Sirkulasi darah

An-nahl ayat 66 .

وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً ۖ نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ

Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya

makanan yang anda makan menuju usus, dari usus sari-sari makanan menuju berbagai organ tubuh melalui aliran darah,sampai berulang ulang melalui sistim pembuangan utama liver,bahkan makanan mencapai kelenjar pencernaan, yang bertanggung jawab untuk pembentukan susu, “sesungguhnya pada binatang ternak itu benar benar terdapat sebuah pelajaran bagimu, kami memberimu minuman daripada apa yang ada pada perutnya, berupa susu yang bersih antara tahi dan darah, susu yang mudah di telan bagi orang orang yang meminumnya.”

Begitulah al-qur’an sebagai wahyu di turunkan kepada rosulullah dan di peruntukan untuk alam semesta dan untuk selamanya..

Jika kita beriman kepada allah, maka akan tambah yakin akan kemukjizatan al-qur’an yang sempurna, sebaliknya, jika kita tidak beriman kepada Allah, maka akan sulit untuk mempercayai bukti keagungan Al-qur’an walaupun sudah ada bukti yang begitu banyak begitu nyata..

Sumber : Dari berbagai sumber.

TERIMA KASIH DAN SEMOGA BERMANFA’AT


0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Ads

Fans Page Facebook

Arsip Blog

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}