Menggapai kemulyaan dengan ILMU

Home » , » Ketika Cinta Datang Dari Hidung Turun ke Hati

Ketika Cinta Datang Dari Hidung Turun ke Hati

Posted by Jendela Dunia on Monday, 19 October 2015



Assalamualaikum sobat blogger..

Ini artikel pertama saya membahas tentang cinta dengan metode ilmiah nih mas bro.. hehe..
Artikel ini di susun oleh saaudari saya yang kebetulan sudah menjadi sarjana biologi di salah satu perguruan tinggi negeri di Cirebon.

oke langsung saja.

berbicara masalah cinta, semua insan pernah merasakannya. dan kebanyakan orang menganggap Cinta itu datang dari mata turun ke hati.
untuk topik yang ini berbeda.. yaitu cinta yang datang dari hidung turun ke hati.
Kenapa bisa cinta dari hidung turun ke hati?

Menurut konsultan seksual dan androlog, dr. Anita Gunawan MS, Sp. And, ketertarikan seksual bisa datang lewat panca indra, baik itu mata, hidung, telinga, ataupun kulit
. Jadi, tidak aneh kalau kita bisa tertarik pada seorang pria tak dikenal yang lewat,hanya karena mencium bau keringat atau parfum yang di pakainya.

Pernahkah anda berpikir kenapa pasangan kita mencintai kita?sedangkan kita bukan termasuk kategori orang yang berparas rupawan.

 Pertanyaan ini (mungkin) timbul karena kita merasa ada kelebihan.bila wajah kita tidak rupawan, kita memilki kelebihan materi atau juga kecerdasan otak. Oke. Dari pertanyaan tersebut membuktikan bahwa mata tak cukup menjadi alasan hadirnya cinta antar dua insan.

Lantas bagaimana mungkin cinta dari hidung turun kehati?

Yuk, check!
      Cinta menurut om Mario Teguh di MTGW pada 1 Agustus 2010, adalah dorongan tidak logis yang mengharuskan kita dekat dan memiliki objek dari kecintaan kita.Perasaan ini muncul karena dalam tubuh menghasilkan beberapa zat tertentu yang sedikit membius otak dan efeknya sama dengan efek narkoba, yup narkoba! Kenapa? Karena zat ini membuat kita kecanduan, kecanduan untuk melihat orang yang di idamkan sesering mungkin.

Jadi,zat ajaib apa yang mampu membuat orang cerdas menjadi tidak rasioanl saat jatuh cinta? Zat ini dinamakan feromon.

Apa feromon itu?

Feromon berasal dari bahasa Yunani “phero” artinya pembawa dan “mone” artinya sensasi. Feromon adalah sejenis zat kimia yang berfungsi merangsang dan memiliki daya pikat seks. Feromon tidak hanya ditemukan pada tubuh manusia, melainkan juga pada beberapa binatang seperti kupu-kupu, rayap, ngengat, lebahmadu, semut, kecoa, hamster dan gajah.

Feromon pertama ditemukan di Jerman, oleh Adolph Butenandt.Siapakah Adolph Butenandt, Beliau adalah ilmuwan yang juga menemukan hormonseks pada manusia yaitu estrogen, progesteron dan testosteron.

Bagaimana keterkaitan feromon dengan jatuh cinta?

Fungsi feromon pada manusia sama halnya dengan fungsi feromon pada binatang, yaitu sebagai daya terik seksual. Para ahli kimia dari Huddinge University Hospital  di Swedia mengklaim bahwa feromon memiliki andil dalam menghasilkan perasaan suka, naksir, cinta, bahkan gairah seksual manusia. Ini dibuktikan saat melakukan penelitian terhadap reaksi otak 12 pasang pria-wanita sehabis mencium bau senyawa sintetik mirip feromon.Bebauan tersebut langsung bereaksi terhadap hormon estrogen (pada wanita) dan hormon testoteron (pria).


Seperti yang tertulis di majalah National Geographic Indonesia edisi Februari 2006, hasil penelitian Helen Fisher dan kawan-kawan, ketika seseorang memandang kekasih hatinya, dopamin akan merangsang bagian ventraltegmental dan caudatenucleus di otak menyala. Dalam dosis yang tepat, dopamin menciptakan kekuatan, kegembiraan, dan perhatian yang terpusat

Untuk lebih jelasnya bagaimana feromon menjerat logika kedalam seni gila yang disebut cinta, mari kita lanjutkan!

Bermula pada dua orang berbeda jenis yang saling bertemu dan berkontak mata. Saat itu lah hormon feromon menjadi mudah menguap. Lalu di respons oleh organ penciuman lawan jenisnya oleh organ sensitif yang disebut vomeronasalorgan (VNO).Penangkapan VNO ini dilanjutkan ke hipotalamus (organ pada bagia otak tengah yang berfunsi menyimpan berbagai data dan informasi), setelah itu hormon-hormon lain dalam tubuh menerima sinyal tersebut dan mulai bereaksi.Hormon dopamin dapat merangsang bagian ventraltegmental dan caudatenucleus pada otak menjadi aktif. Saat keduanya memiliki respon yang sama, hal ini akan menimbulkan rasa cinta yang berlanjut menjadi hubungan asmara.

Jadi, pas seseorang mengeluarkan feromon-nya (bersama dg keringat), "bau" orang itu akan tercium oleh organ hidung bernama vomeronasal, dari vomeronasal itu, si feromon langsung dibawa ke otak. Dan, dalam waktu sepersepuluh ribu detik bakal ada respons yg muncul | Apa aja?


perubahan detak jantung, pernapasan, temperatur tubuh, dll. ini nih tandanya orang jatuh cinta.. ciiyyee..


Hormon lain yang juga bekerja saat jatuh cinta adalah dopamine, adrenalin dan feniletilamin. Dopami akan terus bekerja saat keduanya telah sama-sama kasmaran dan akan menimbulkan rasa bahagia seakan dunia milik berdua yang lain ngontrak. Saat jatuh cinta hormon adrenalin juga meningkat sehingga menimbulkan rasa berdebar-debar. Serta hormone Feniletilamin menimbulkan rasa tersipu-sipu, dan rasa malu, juga akan bekerja pada saat mendapat pujian maupun pada saat bertemu dengan pasangan. Saat jatuh cinta semua hormone dalam tubuh bereaksi sehingga benar jika sebuah penggalan lagu mengatakan bahwa “jatuh cinta berjuta rasanya

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat


1 comments:

Popular Posts

Ads

Fans Page Facebook

Arsip Blog

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}