Menggapai kemulyaan dengan ILMU

Home » » Cara Arkeolog Mengetahui Usia Fosil

Cara Arkeolog Mengetahui Usia Fosil

Posted by Jendela Dunia on Sunday, 18 October 2015



Assalamualaikum sobat blogger


Artikel ini saya tulis ketika waktu SMP dulu membaca pelajaran sejarah, tentang fosil fosil, yang umurnya mencapai jutaan tahun.
tapi pernah gak sih kalian berfikir darimana mereka para ilmuwan mengetahui umur fosil sampai jutaan tahun lalu? sedangkan dulu waktu masih SMP yang kita ketahui. tahun yang kita pakai aja belum sampai 3000 tahun. karena masih sebatas 2000. ko bisa mereka tahu sampai jutaan tahun?

Jasa ilmuwan tidak akan pernah lepas dari peradaban. Ahli sejarah.dll
Dari ilmuwan muslim maupun non muslim, karena mereka telah menuangkan seluruh tenaga kerja kerasnya untuk mengungkap misteri misteri dan sejarah yang ada di jagat raya ini dengan sangat teliti.

Sering kita mendengar tentang para ilmuwan yang telah menemukan fosil atau benda benda sejarah, yang telah berumur tahunan, muncul pertanyaan. Kenapa mereka bisa tau benda tersebut telah berumur puluhan tahun atau ratusan tahun? Sedangkan hidup mereka tidak sampai 100 / 200 tahun? Darimana mereka tau? Kalo pertanyaan ini sangat mudah di jawab !!! mereka mengetahui usia benda tersebut berasal dari buku buku sejarah, peninggalan peninggalan. Dll

Itu kalo benda tersebut jangkauan usianya hanya ratusan tahun.

Lantas bagaimana dengan fosil fosil dinosaurus, purba.dll yang usianya ribuan bahkan jutaan tahun lalu? Sedangkan belum ada peradaban, buku buku. Dll

Sedikit pembahasan dari saya di ambil dari  berbagai sumber

Bagaimana caranya para arkeolog mengetahui usia fosil?

Para arkeolog mendeteksi umur fosil dengan berbagai cara. Salah satunya dengan Ilmu geokronologi. Ilmu geokroonologi merupakan alat utama yang digunakan dalam bidang kronostratigrafi (merupakan cabang dari stratigrafi yang mempelajari umur strata batuan dalam hubungannya dengan wakti). yang berusaha untuk mendapatkan umur absolut untuk semua kumpulan fosil dan menentukan sejarah geologi Bumi serta bagian luar permukaan bumi.
pithecanthropus - manusia purba tertua di dunia. di temukan di indonesia


Ada juga yang dengan cara menggunakan radioaktif C-14 yang dikenal dengan istilah 'Carbon-14 Dating', caranya dengan membandingkan jumlah Carbon-14 yang ada di dalam fosil tersebut dengan kandungan C-14 di makhluk hidup, kemudian menghitungnya dengan menggunakan rumus:
t = [ ln (Nf/No) / (-0.693) ] x T ; dimana
t: umur fosil
Nf/No: perbandingan kandungan C-14 pada fosil dengan jaringan hidup
T: waktu paruh Carbon-14 = 5700 tahun.

Misalnya suatu fosil mengandung 10% Carbon-14 dibandingkan dengan jaringan hidup, maka umur fosil tersebut adalah:

t = [ ln 0.1 / (-0.693) ] x 5700 tahun
t = [ (-2.303) / (-0.693) ] x 5700 tahun
t = 18 940 tahun

Hingga sampai akhirnya mereka para ilmuwan mengamati cara hidup fosil fosil

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat


2 comments:

Popular Posts

Ads

Fans Page Facebook

Arsip Blog

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}