Menggapai kemulyaan dengan ILMU

Home » , , » Aplikasi I-Doser Berbasis Narkoba Digital

Aplikasi I-Doser Berbasis Narkoba Digital

Posted by Jendela Dunia on Monday, 19 October 2015



Assalamualaikum sobat blogger..

       Sekarang lagi ramai nih di social media tentang aplikasi I-Doser, atau orang orang biasa menyebut dengan narkoba digital.. wuuihh.. zaman digital udah sampe ke narkoba ya.. ngeri..


Seiring dengan berkembangnya zaman, para ilmuwan teknologi menciptakan sebuah aplikasi android dengan cara kerja  menyajikan gelombang suara khusus, yang dapat berupa dengungan monoton yang berdurasi 30 - 40 menit. Ditambah lagi ketika Anda menggunakan headphone, frekuensi gelombang suara khusus ini akan memengaruhi gelombang otak yang dapat membantu Anda untuk melakukan relaksasi.

Apakah Berbahaya?

           dari kutipan Situs nobullying.com menyatakan kalau penggunaan binaural beats bisa berbahaya pada orang-orang tertentu. Misalnya, seseorang dengan penyakit mental, penyakit jantung, dan epilepsi. Memberikan stimulasi yang tidak tepat pada otak seseorang dengan ketiga penyakit ini bisa membahayakan kesehatan.


Teori sederhananya, yaitu gelombang suara khusus ini dengan frekuensi tertentu akan ditransmitkan ke telinga, melalui gendang telinga yang kemudian akan berakhir di otak. Selanjutnya melalui binaural yang frekuensinya berbeda ini dapat membantu pendengar untuk melakukan relaksasi.. sungguh suatu teknologi canggih namun salah dalam penerapan..


Walaupun BNN secara resmi tidak melarang aplikasi tersebut beredar di Indonesia, tapi kita tetap harus waspada mengenal aplikasi I DOSER adalah aplikasi yang berbahaya.

Aplikasi tersebut sudah beredar lama di luar negeri, namun baru ini beredar di Indonesia. Dan orang tua di luar negeri pun sangat mengkhawatirkan anaknya apabila aplikasi tersebut di gunakan oleh pengedar narkoba. Karena para pengguna I-Doser ini ada yang aktif di forum online, para orangtua takut pengedar narkoba menyusup di forum ini untuk menawarkan narkoba yang sesungguhnya pada remaja

Sampai saat ini aplikasi I-doser sudah mencapai 10.000 unduhan di playstore. Tentunya tidak gratis untuk mendapatkan aplikasi i-doser. Pengunduh harus merogoh kocek Rp. 71.542.00

Saya pribadi menyarankan bagi anda untuk tidak mencobanya. Awal hanya coba coba lama kelamaan malah ingin narkoba aslinya. FATAL !!! sama halnya dengan judi.

Walaupun BNN, Menteri Komunikasi dan Informasi. Mengatakan aplikasi tersebut tidak berbahaya, karena faktor sugesti dll. Tapi dari keterangan di atas semoga bisa menjadikan pribadi anda bukan termasuk pemakai aplikasi tersebut,

mahal mas bro.. 70.000, lumayan,, masih banyak ko aplikasi keren lainnya yang tentunya GRATIS dan bermanfaat !!!

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat


0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Ads

Fans Page Facebook

Arsip Blog

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}