Menggapai kemulyaan dengan ILMU

Home » , » Lima panca indra yang dimiliki manusia

Lima panca indra yang dimiliki manusia

Posted by Jendela Dunia on Friday, 14 August 2015


 

Alat indra adalah alat-alat tubuh yang berfungsi mengetahui keadaan luar. Alat indra manusia sering disebut panca indra, karena terdiri dari lima indra yaitu indra penglihat (mata), indra pendengar (telinga), indra pembau/pencium (hidung), indra pengecap (lidah) dan indra peraba (kulit).

1.      Indara pendengaran
Organ pendengaran manusia memegang peranan penting dalam komunikasi dan  aktivitas bahasa, sebagian informasi dan keterampilan dapat diperoleh oleh manusia melalui mendengar, sehingga cacat (abnormalitas) pada organ
pendengaran akan menimbulkan masalah dalam pemerolehan bahasa.
 Telinga merupakan organ yang sangat sensitif yang dapat membantu perilaku bahasa sehingga kerusakan pada organ ini akan menimbulkan gangguan pada perilaku bahasa pada manusia, Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan.
 Ada tiga bagian utama dari telinga manusia, yaitu bagian telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.
Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi, dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah. Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu :
a.       Telinga luar
Telinga luar terdiri dari daun telinga, saluran luar, dan membran timpani (gendang telinga). Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas, tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing, yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk, dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar gendang telinga tidak kering. dan
b. Telinga tengah
Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang. Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan.
Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus). Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval. Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas.
Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval.
  1.  Telinga dalam
Bagian ini mempunyai susunan yang rumit, terdiri dari labirin tulang dan labirin membran.
Ada 5 bagian utama dari labirin membran, yaitu sebagai berikut.
  1. Tiga saluran setengah lingkaran
  2. Ampula
  3. Utrikulus
  4. Sakulus
  5. Koklea atau rumah siput
Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit. Tiga saluran setengah lingkaran, ampula, utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan, dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang.
2.      Bidang pendengaran
Suara harus jenis sederhana, tetapi lebih banyak suara kita mendengar adalah tipe komposit. Suara yang kompleks terdiri dari sejumlah suara sederhana, dan terdengar serak, adalah produk dari jumlah suara.
Adapun yang disebut ambang nyeri untuk persepsi pendengaran dan batas-batas dalam kekuatan alat bantu dengar ketika digunakan untuk mendengar suara sangat kuat, terutama jika individu yang bekerja di pabrik-pabrik mana kebisingan dan sejenisnya.

3.      Indra penglihatan
Penglihatan adalah kemampuan untuk mengenali cahaya dan menafsirkan salah satu dari indra, indra penglihatan kita adalah mata. Dengan adanya mata, kita dapat melihat keadaan di lingkungan sekitar. Mata terletak di rongga mata pada wajah. Mata manusia berjumlah satu pasang, yang terletak di sebelah kanan dan kiri. Mata kita ini berbentuk bulat dan berdiameter kira-kira 25 mm. Cara kerja mata sangat bergantung kepada cahaya. Jika cahaya masuk ke mata, maka mata dapat melihat. Jika tidak ada cahaya, maka mata kita tidak dapat melihat.
Bagian-bagian Mata
Mata terdiri atas dua bagian, yaitu bagian luar mata dan bagian dalam mata. Bagian luar mata dapat terlihat oleh kita. Namun, bagian dalam mata tidak dapat dilihat.
a. Bagian luar mata
Mata memiliki alat-alat pelindung agar tidak rusak terkena cahaya matahari maupun udara. Bagian pelindung mata terdiri dari alis, kelopak mata, dan bulu mata.
Ø  Alis berada di atas mata. Alis berfungsi sebagai penahan keringat agar tidak masuk ke mata.
Ø  Kelopak mata membantu mata ketika terpejam atau berkedip. Tujuan mata terpejam adalah agar mata bisa beristirahat. Adapun mata berkedip bertujuan untuk menjaga mata agar tetap lembap dan juga mendorong kotoran keluar dari mata.
Ø  Bulu mata berfungsi sebagai pelindung mata dari cahaya matahari agar mata tidak silau

b. Bagian dalam mata
Kita dapat melihat   benda karena benda itu memantulkan cahaya atau sinar   ke mata kita.   Bagaimana caranya? Mata kita yang tampak dari luar berupa bulatan putih dengan bagian tengah yang bulat dan seringkali berwarna hitam ternyata memiliki bagian-bagian. Bagianbagian bola mata itu adalah :
Ø  Selaput tanduk (kornea) yaitu selaput bening di bagian depan bola  mata yang berguna untuk melewatkan cahaya yang masuk dari luar.
Ø   Selaput pelangi (iris) adalah bagian mata yang mengandung zat  warna (hitam, cokelat, hijau, atau biru).
Ø   Anak mata (pupil) yaitu lubang pada bagian tengah iris yang berguna  dalam mengatur besar kecilnya cahaya yang masuk.
Ø  Lensa mata, dapat menjadi cembung atau pipih berguna dalam  mengatur pembentukan bayangan.
Ø   Selaput keras (sklera) yaitu bagian terluar dari bola mata yang berguna  untuk melindungi bagian dalam bola mata.
Ø   Selaput koroid yaitu bagian tengah bola mata yang berupa selaput  tipis, di dalamnya terdapat banyak saluran darah. Berwarna cokelat  karena banyak mengandung zat warna (pigmen).
Ø  Selaput jala (retina) yaitu bagian terdalam dari bola mata, berguna  untuk menangkap bayangan.
Ø    Bintik kuning yaitu daerah yang sangat mudah menerima cahaya yang  masuk.



4.      Indra peraba
Indera Peraba Pada manusia. Untuk merasakan rabaan, tekanan, panas, dingin dan nyeri, indra yang digunakan adalah kulit. Saraf yang menuju kulit adalah saraf kutaneus..saraf ini mencapai daerah bagian epidermis dari kulit, Saraf sensoris yang berada pada kulit merupakan saraf telanjang, artinya saraf yang tidak bermielin. Reseptor pada kulit bentuknya bermacam-macam sesuai dengan fungsinya.
Saraf sensoris banyak terdapat pada kulit sehingga kulit tersebut juga sebagai reseptor (penerima rangsang). Dalam kulit terdapat ujung-ujung saraf untuk menerima rangsangan. Ujung-ujung saraf tersebut memiliki fungsi masing-masing.
Fungsi bagian-bagian kulit:
Ø  Kulit ari berfungsi mencegah masuknya bibit peny6akit dan mencegah penguapan air dari dalam tubuh.
Ø  Kelenjar keringat berfungsi menghasilkan keringat
Ø  Lapisan lemak berfungsi menghangatkan tubuh
Ø  Otot penggerah rambut berfungsi mengatur gerakan rambut
Pembuluh darah berfungsi mengalirkan darah keseluruh tubuh


0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Ads

Fans Page Facebook

Arsip Blog

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}