Menggapai kemulyaan dengan ILMU

Home » » BERMAIN RIA DENGAN SUGESTI

BERMAIN RIA DENGAN SUGESTI

Posted by Jendela Dunia on Thursday, 6 August 2015



BERMAIN RIA DENGAN SUGESTI

Dalam wikipedia Sugesti merupakan kata serapan dalam Bahasa Indonesia dari Bahasa Inggris suggestion. Sugesti adalah proses psikologis dimana seseorang membimbing pikiran, perasaan, atau perilaku orang lain.

Terkadang beberapa orang menganggap sugesti sebagai ilmu yang kontroversial, kenapa? Karena pada dasarnya sugesti itu timbul dari dalam diri sendiri,
peran sugesti menurut penulis sangat penting pada kehidupan. Banyak hal – hal yang terkadang tidak kita alami berhubungan dengan sugesti atau yang mempengaruhi alam pikiran kita, bahkan menurut saya sugesti sendiri hampir menguasai kehidupan kita, itu di luar lingkup takdir ya mas bro..

Contoh yang sering kita alami adalah sakit, ya. Benar sekali.. sakit yang kita alami dapat di bantu atau di obati dengan sugesti kita. Apabila kita sakit, otak kita atau sugesti kita kebanyakan tidak bisa mengontrol pikiran kita, karena rasa sakit yang sedang di derita, namun sebenarnya dengan sugesti, sakit kita sedikit terobati atau terbantu sembuh. Tanamkan dalam sugesti kita bahwa kita itu tidak sakit.

Contoh lain sugesti yang berperan dalam kehidupan kita adalah masalah yang berhubungan dengan minta pertolongan kepada orang pintar, kalau penulis sendiri lebih mantap kepada kyai, karena ini sering terjadi di tepat penulis tinggal. Saya akan paparkan salah satu contohnya,

gambarannya begini, di sebuah desa ada seseorang yang di anggap sebagai ahli ilmu hikmah atau ilmu batin atau kyai yang bisa menyembuhkan seseorang hanya dengan perantara doa-doa dan di kasih minum.dsb. ada salah satu keluarga yang menderita sakit,katakan saja sakit demam tinggi, lalu salah satu keluarga tersebut meminta air kepada sang kyai tersebut yang memiliki kemampuan lebih dalam hal himah atau ilmu batin, setelah di kasih air, pulanglah orang tersebut kerumahnya untuk memberikan minum kepada saudaranya yang sakit, di tengah perjalanan air tersebut jatuh, tumpah semualah airnya, karena oarng tersebut tidak berani meminta lagi air yang sudah di kasih doa doa dan sebagainya kepada orang pintar, maka orang tersebut mengganti airnya dengan air biasa atau air yang ia beli dari warung, sesampainya di rumah, di kasihlah air yang ia beli tadi tanpa sepengetahuan siapapun. Selang beberapa waktu,akhirnya bisa sembuh si penderita. Padahal secara lahiriah katakanlah harus di bawa ke rumah sakit untuk di rawat.

Menurut penulis sendiri ada beberapa hal yang membuat orang tersebut sembuh tanpa perawatan intensif. Kalau berbicara takdir dan kekuasaan Allah, itu sudah jelas pasti, yang jadi pembahasan kali ini atau yang berhubungan dengan topik kali ini adalah tentang sugesti. Faktor pertama yaitu tentang sugesti si penderita bahwa air yang di minumnya merupakan air yang dia kira pemberian dari kyai yang berada di desanya. Karena dala pikirannya air yang dia minum itu membawa berkah lewat wasilah kyai tersebut.

Tapi ada istisna’ atau pengecualian pada kasus contoh di atas, pengecualian bagi orang yang terkena santet. Hehe,, iya. Berbeda halnya kalau terkena santet. ya iyalah.. jelas.
Kita ambil contoh lain lagi yang penulis sendiri alami, pada suatu hari saya pernah membeli sebuah minuman di warung, tanpa basa basi dan tanpa di teliti tanggal kadaluwarsa minuman tersebut saya langsung membayar minumannya, sampai di rumah saya minum sampai hampir habis minuman yang saya beli tadi tanpa merasakan apapun, iseng – iseng melihat botol tersebut, sampai kaget kalo minuman yang saya minu tadi sudah mencapai batas kadaluwarsa. Seketika itu entah kenapa saya langsung muntah,karena jijik atau karena apa saya tidak tahu, yang jelas waktu saya minum tadi tidak merasakan apa-apa, lain halnya ceritanya kalau saya meminumnya tadi saya sudah tahu kalau minuman yang saya beli sudah kadaluwarsa.

Dengan adanya sugesti di dalam diri manusia akan membuat kehidupan manusia lebih bersemangat karena sugesti ini merupakan suatu hal yang menentukan tindakan dan perasaan manusia.
Jadi, selalu bersugestilah yang positive positive, maka akan menimbulkan sesuatu yang jauh lebih positif.


0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Ads

Fans Page Facebook

Arsip Blog

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}